Medanlia – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menyambut kedatangan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (3/10/2026). Pertemuan keduanya berlangsung hangat dan diwarnai pembicaraan mengenai sejumlah program pemerintah, termasuk pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gus Irawan dan Sudaryono diketahui sama-sama memiliki latar belakang sebagai kader Partai Gerindra. Keduanya pun telah mengenal satu sama lain sejak cukup lama.
Pertemuan Hangat Dua Kader Gerindra
Setibanya di Bandara Kualanamu, Gus Irawan langsung menyambut Sudaryono. Keduanya terlihat akrab dan sempat berpelukan.
Gus Irawan menyebut dirinya telah cukup lama mengenal Sudaryono, termasuk perjalanan karier politik dan tugas-tugas yang pernah dijalankan di Partai Gerindra.
Sudaryono sebelumnya pernah menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi di internal Gerindra, termasuk Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah dan Wakil Sekjen Gerindra, sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kepala BGN.
Sementara itu, Gus Irawan juga pernah memimpin DPD Gerindra Sumatera Utara. Kedekatan latar belakang tersebut membuat pertemuan keduanya berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Bahas Program Pemerintah dan MBG
Setelah bertemu di Kualanamu, Gus Irawan dan Sudaryono berdiskusi mengenai berbagai program pemerintah. Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Gus Irawan mengatakan dirinya mendukung penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN. Ia berharap program MBG dapat semakin baik dan menjangkau masyarakat secara lebih luas di bawah kepemimpinan Sudaryono.
“Saya kenal betul Mas Dar. Dan program makan bergizi gratis ini akan lebih baik di tangannya,” kata Gus Irawan.
Menurut Gus Irawan, masyarakat di Tapanuli Selatan menyambut positif pelaksanaan MBG. Bahkan, antusiasme terhadap program tersebut disebut turut terlihat dari minat masyarakat terhadap sekolah yang telah menjalankan program tersebut.
“Sekolah yang sudah menjalankan MBG menjadi sasaran siswa untuk mendaftar,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, Gus Irawan berharap pelaksanaan MBG dapat diperluas hingga mencakup seluruh wilayah Tapanuli Selatan.
Disebut Berkaitan dengan Masa Depan Generasi
Gus Irawan menilai program pemenuhan gizi memiliki kaitan erat dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia. Ia meyakini Sudaryono memahami tujuan jangka panjang yang ingin dicapai pemerintah melalui program tersebut.
“Saya yakin Pak Sudaryono mengerti betul soal nilai filosofis yang diinginkan Bapak Presiden Prabowo terkait pemenuhan gizi warga untuk Indonesia Emas 2045. Generasi kita harus dipastikan memiliki kecukupan nutrisi dan gizi menghadapi persaingan yang sangat kompetitif ke depannya,” kata Gus Irawan Pasaribu.
Ia juga menilai kehadiran pimpinan baru di BGN dapat menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat.
“Kehadiran Kepala BGN baru juga menjadi pembuka jalan mewujudkan amanah konstitusi bahwa negara harus hadir untuk warga miskin,” ujarnya.
MBG Diharapkan Berdampak ke Ekonomi Desa
Selain persoalan pemenuhan gizi, Gus Irawan melihat program MBG memiliki potensi keterkaitan dengan sektor ekonomi dan ketahanan pangan.
Menurut dia, keberlanjutan program tersebut dapat berjalan beriringan dengan penguatan sektor pertanian. Perputaran ekonomi yang muncul dari kebutuhan program juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di tingkat desa.
“Itu sebabnya saya sampaikan Pak Sudaryono cukup detail dengan makna filosofis program MBG yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” jelas Gus Irawan.
Ia berharap pelaksanaan program dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak serta ibu hamil.
Dengan pendekatan tersebut, MBG tidak hanya dipandang sebagai program pemenuhan kebutuhan makanan bergizi, tetapi juga dapat beririsan dengan ketahanan pangan dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Bertolak ke Sibolangit
Usai pertemuan di Kualanamu, Gus Irawan dan Sudaryono dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Sibolangit.
Keduanya akan menghadiri kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar kader muda Gerindra. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melanjutkan komunikasi mengenai berbagai program dan agenda yang berkaitan dengan masyarakat serta pemerintahan.
Sumber: Waspada.id